Asus PadFone mini PF400CG – Hybrid 2 in 1

Setelah PadFone 2 lebih dari setahun lalu, akhirnya muncul lagi seri baru PadFone. Kabar gembiranya, kini dalam bentuk ekstrak, eh, mini. Lebih keren gak ya Seperti para pendahulunya, PadFone mini merupakan ponsel sekaligus tablet. Atau lebih tepatnya ponsel, yang bisa diekspansi menjadi tablet.

Info Game Ppsspp terupdate yang bisa di mainkan tanpa ngadat di smartphone asus dan merek smartphone lainnya.

Sebab, tablet baru berfungsi kalau ponsel sudah dipasang ke dalam “rangka” tablet. Sebagai ponsel, PadFone mini memaparkan layar 4.0 inch. Namun bila sewaktu-waktu kita butuh layar yang lebih luas, tinggal pasang saja ponselnya ke dalam “rangka” tablet, dan kita dengan cepat dapatkan layar 7.0 inch yang lebih lega. Setidaknya ini lebih praktis ketimbang selalu bawa dua perangkat, atau bawa tablet yang punya fungsi telepon.

Bobotnya pun terhitung ringan, dalam bentuk ponsel maupun tablet. Pilihan warnanya pun banyak. Selain yang klasik seperti hitam (Charcoal Black) dan putih (Pearl White), ada pula merah (Cherry Red), biru (Sky Blue), dan kuning (Solar Yellow). Dan yang tiga terakhir itu tampak ngejreng! Perwajahan ponsel tampak cantik dengan sentuhan logam di sisi bawah layar. Lempengan ini bertekstur lingkaran konsentris yang katanya menggambarkan nuansa abadi. Sementara dalam bentuk tablet, penampilannya sepintas biasa saja. Bila dibalik, baru terlihat slot tempat memasang ponselnya. Permukaan casing pada ponsel maupun tablet tampak dof; tak licin meski tak kesat. Sayang, bahan plastiknya mudah gores.

Begitu pun layar sentuh; pada ponsel maupun tablet mudah tergores. Lebih baik dipasangi screen protector. Respon layar memang sedikit berkurang, tapi takkan mengganggu. Layar dukung 10 titik sentuh. Ada pengaturan otomatis untuk brightness. PadFone mini juga gunakan Asus ZenUI. Kalau pernah mencicipi trio Zenfone terbaru, pasti langsung akrab dengan penampilannya. Default tiga jendela home, modifikasi isi home utama, fitur Audio Wizard, Do It Later, Power Saver, Share Link, sampai What’s Next. Dari sisi aplikasi, ada My Asus, Omelet Chat, Splendid, Story, SuperNote, sampai WebStorage.

Asus juga masukkan aplikasi pihak ketiga seperti Amazon Kindle, Press Reader, dan Zinio. Unit yang SINYAL pegang masih Android 4.3 Jelly Bean. Dan belum ada kabar kapan tersedianya Android 4.4 KitKat. Gabungan Android 4.3, prosesor 1.6 GHz buatan Intel, RAM 1 GB, ternyata menampakkan angka hasil benchmark dalam kisaran yang bagus. Kapasitas storage sangat lega dengan internal maksimal 8 GB dan slot microSD yang dukung kapasitas sampai 64 GB. Selain ada lagi Asus WebStorage sebesar 5 GB gratis dari Asus. Pemakaian ponsel dalam kondisi WiFi dan kedua seluler nyala, sering cek email, Facebook, Twitter, dan Path, serta grup BBM dan WhatsApp ramai, menyisakan baterai kurang dari 20 persen dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Untuk amannya, lebih baik bawa charger atau powerbank ke mana-mana.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *